Di antara perhatian dan kepedulian Rasulullah kepada anak-anak adalah adanya upacara aqiqah. Nabi tidak membiarkan para orang tua bertindak sesuka hatinya, karena terdorong oleh kecintaan mereka kepada anak-anaknya, dengan mengerjakan hal-hal yang berbau Jahiliyah.
Dalam hal ini terdapat hadits yang diriwayatkan dari Abdullah ibn Buraidah, ia berkata, "Saya mendengar ayahku, Buraidah, mengatakan, "Pada waktu aku berada di zaman Jahiliyah, maka ketika ada bayi yang dilahirkan, disembelihlah seekor kambing, lalu darah kambing itu dilumurkan ke kepalanya. Dan ketika Allah menurunkan agama Islam, maka kita menyembelih kambing, mencukur rambut kepala sang bayi, dan mengolesinya dengan minyak za'faran." (HR. Abu Daud)
0 Response to "Merombak Tradisi Jahiliyah Dengan Aqiqah"
Post a Comment