Memandang Anak sebagai Kabar Gembira

Anak adalah buah hati orang tua. Ia merupakan salah satu nikmat Allah yang, dianugerahkan kepada orang yang dikehendaki dan tidak diberikan kepada orang yang dikehendaki pula. Oleh karena nikmat tersebut membuat kedua orang tua bahagia. Para malaikat diberikan kabar gembira atas kehadiran utusan Allah yang berasal dari keturunan manusia. 

Allah berfirman,

"Sungguh telah datang utusan-utusan (malaikat-malaikat) kami kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira." (QS. Hud: 69)

Sampai dengan firman Allah :

"Dan istrinya berdiri (di balik tirai) lalu dia tersenyum. Maka kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari Ishak (akan lahir putranya) Ya'kub." (QS. Hud: 71)

Banyak sekali ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tentang kabar gembira yang diberikan kepada para Nabi dengan kehadiran anak-anak mereka.

Dari sini jelaslah bahwa menyambut gembira dengan lahirnya anak dan menggembirakan mereka adalah bagian dari sunnah Ilahiyah. Karena itu, Allah mencela orang-orang yang menganggap jelek kelahiran bayi perempuan atau mereka yang merasa keberatan menerima pemberian Allah berupa anak perempuan. Sebab dalam hal ini, Allah jugalah yang mengaruniakan anak perempuan, sebagaimana Dia juga mengaruniakan anak laki-laki. Dan kehidupan manusia itu sendiri tidak akan berlangsung baik tanpa adanya laki-laki dan perempuan.
  
Allah berfirman,

"Sungguh telah datang utusan-utusan (malaikat-malaikat) kami kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira." (QS. Hud: 69)

Sampai dengan firman Allah :

"Dan istrinya berdiri (di balik tirai) lalu dia tersenyum. Maka kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari Ishak (akan lahir putranya) Ya'kub." (QS. Hud: 71)

Banyak sekali ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tentang kabar gembira yang diberikan kepada para Nabi dengan kehadiran anak-anak mereka.

Dari sini jelaslah bahwa menyambut gembira dengan lahirnya anak dan menggembirakan mereka adalah bagian dari sunnah Ilahiyah. Karena itu, Allah mencela orang-orang yang menganggap jelek kelahiran bayi perempuan atau mereka yang merasa keberatan menerima pemberian Allah berupa anak perempuan. Sebab dalam hal ini, Allah jugalah yang mengaruniakan anak perempuan, sebagaimana Dia juga mengaruniakan anak laki-laki. Dan kehidupan manusia itu sendiri tidak akan berlangsung baik tanpa adanya laki-laki dan perempuan.

 Allah  berfirman,

"Alangkah jeleknya apa yang mereka hukumi." (QS. An-Nahl: 59) 

Adapun ucapan selamat atas kelahiran bayi adalah:

"Semoga Allah memberikan berkah pada bayi ini, Anda dapat bersyukur kepada Tuhan yang memberinya dan dikaruniai kebaikannya, serta semoga ia dipanjangkan umurnya."

Ucapan selamat dan pemberian hadiah akan memberikan kebahagiaan tambahan bagi keluarga yang baru saja dikaruniai anak. Ucapan ini juga menunjukkan rasa suka cita dan ikatan yang kuat di antara orang-orang Islam.

0 Response to "Memandang Anak sebagai Kabar Gembira"

Post a Comment

wdcfawqafwef